Tips menghindari kebakaran rumah

Upaya pencegahan kebakaran sudah banyak diterapkan oleh masyarakat. Namun acap kali seseorang melupakan beberapa tips sederhana yang dapat dilakukan untuk menghindari kebakaran. Beberapa tips di bawah ini dapat dilakukan untuk mencegah kebakaran rumah di lingkungan Anda :

  1. Berhati hati dalam membuang puntung rokok. Bagi Anda yang merokok pastikan membuang putung rokok pada tempat yang aman. Atau sediakan tempat khusus untuk membuang putung rokok. Buang putung rokok dalam keadaan sudah mati sehingga menghindari perembetan api. Membuang puntung rokok pada tempat yang aman ini tidak hanya diterapkan pada lingkungan rumah melainkan di semua tempat termasuk tempat umum. Karena puntung rokok dapat membahayakan orang lain jika dibuang sembarangan dan dalam keadaan belum sepenuhnya padam.
  2. Awasi anak-anak dan lansia. Jauhkan peralatan rumah tangga yang mudah terbakar. Selalu awasi anak-anak saat mereka bermain, apalagi yang melibatkan percikan api contohnya saat bermain kembang api atau saat anak-anak memegang korek api. Tindakan ceroboh anak-anak dapat berakibat fatal jika tidak dalam pengawasan orang tua.
  3. Saat listrik padam, tips selanjutnya adalah penanganan saat listrik padam. Gunakan lampu yang menggunakan energi baterai untuk menggantikan lilin. Karena menggunakan lilin saat mati lampu memiliki risiko lebih tinggi terjadinya kebakaran. Atau jika  terpaksa menggunakan lilin maka jauhkan dari jangkauan anak-anak dan selalu awasi ketika lilin akan habis.
  4. Ganti obat nyamuk bakar dengan obat nyamuk listrik atau semprot. Obat nyamuk bakar ini lebih tinggi risikonya jika dibandingkan dengan obat nyamuk semprot. Walaupun harga obat nyamuk semprot mungkin lebih mahal, namun untuk keamanan pencegahan kebakaran obat nyamuk semprot lebih terjamin.
  5. Gunakan listrik dengan bijak, jangan menyalakan peralatan elektronik seperti tv atau laptop saat kita tidur. Dan juga cabut colokan listrik seperti chargher dll saat tidak digunakan.
  6. Design rumah dengan jalur evakuasi yang mudah. Jalur evakuasi ini dapat dilakukan misalnya dengan menyediakan tangga darurat dekat jendela atau dapat juga mendesain rumah dengan jalur keluar yang mudah. Ajarkan anak-anak sedikit demi sedikit bahaya saat terjadi kebakaran. Jalur evakuasi ini tidak hanya bermanfaat jika terjadi kebakaran namun juga dapat bermanfaat jika terjadi bencana. Jalur evakuasi akan memudahkan Anda dan anggota keluarga untuk menyelamatkan diri saat terjadi bencana sehingga mencegah timbulnya korban jiwa. Namun banyak orang yang belum sadar akan pentingnya jalur evakuasi saat berada di rumah.
LIHAT Juga :  7 Fakta Panama Papers, Kasus Penggelapan yang Menggemparkan Dunia Pajak

Setelah mengetahui beberapa tips untuk mencegah terjadinya kebakaran, mari kita bahas mengenai apa yang harus kita lakukan saat terjadi kebakaran rumah :

  1. Jangan panik. Kepanikan memang akan secara alami terjadi saat seseorang berada dalam kondisi yang terdesak. Akan tetapi bagaimana kita mengendalikan kepanikan adalah yang terpenting. Saat kita panik maka konsentrasi kita akan hilang yang mengakibatkan kebingungan bagaimana cara menyelamatkan diri. Usahakan tetap tenang untuk menemukan jalur evakuasi dan menyelamatkan diri.
  2. Mematikan peralatan listrik. Saat terjadi kebakaran sebisa mungkin untuk memadamkan peralatan listrik, hal ini untuk mencegah kebakaran semakin besar karena korsleting listrik.
  3. Berusaha memadamkan api sebisa mungkin, namun tetap utamakan keselamatan diri. Jika terjadi kebakaran yang disebabkan oleh kompor di rumah, jangan padamkan langsung dengan air karena justru dapat memperbesar kobaran api. Gunakan kain yang sudah dibasahi untuk memadamkan api pada kompor.
  4. Melindungi saluran pernafasan, saat terjadi kebakaran asap yang dihirup secara berlebihan akan mengakibatkan tubuh sesak nafas dan kekurangan oksigen. Kekurangan oksigen akan mengakibatkan tubuh menjadi lemah dan pingsan. Hal ini sangat berbahaya jika terjadi karena korban dapat terjebak dalam ruangan yang berakibat fatal. Gunakan tisu atau kain untuk melindungi saluran pernafasan Anda.
  5. Jika terjadi luka bakar maka secepatnya dinginkan dengan air mengalir. Segera lah menghubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut dan menghindari luka semakin parah

Beberapa langkah penyelamatan diri dan tips mencegah terjadinya kebakaran di atas dapat dijadikan referensi bagi Anda saat terjadi bencana kebakaran. Tentunya mencegah terjadinya kebakaran dapat mengurangi risiko yang lebih fatal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *