Konsep Membangun Rumah Tumbuh.

Konsep Membangun Rumah Tumbuh istilah ini sebenarnya sudah lama saya dengar karena basic atau dasar  pendidikan saya tingkat menengah adalah SMK N 1 Gading Rejo jurusan gambar bangunan. Konsep Membangun Rumah Tumbuh dengan sangat terpaksa saya terapkan dalam membangun rumah impian. Konsep Membangun Rumah Tumbuh dilaksanakan karena keadaan dana yang terbatas untuk membangun rumah sekaligus jadi, dalam prinsipnya Konsep Membangun Rumah Tumbuh sudah mempunyai master plan atau rencana yang matang dalam proses pembangunan rumah itu sendiri.

Hal terpenting dalam melaksanakan Konsep Membangun Rumah Tumbuh adalah :

  • Mempunyai Gambar Bestek atau Gambar Bangunan yang akan dibangun.
  • Mengetahui atau dapat menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB) setiap komponen dan kebutuhan Material yang akan digunakan dalam proses membangun rumah.
  • Dapat memperhitungkan kondisi teknis atau memprioritaskan bagian komponen atau bangunan yang mana yang akan didahulukan untuk dibangun.
  • Dapat memperhitungkan dan menyiapkan material bangunan yang dibutuhkan dalam setiap pelaksanaan proses pembangunan.

Itulah beberapa hal penting yang perlu kita ketahui dalam proses melaksanakan Konsep Membangun Rumah Tumbuh, tetapi tidak mutlak karena ada hal lain yang berbeda yang mungkin anda temui dalam penerapan Konsep Membangun Rumah Tumbuh yang anda lakukan.

Saya akan berbagi tips dalam mewujutkan memiliki rumah impian dengan menggunakan metode Konsep Membangun Rumah Tumbuh :

Cara memecah proses pelaksanaan pembangunan rumah impian dengan Konsep Membangun Rumah Tumbuh :

  • Bagian pertama, sebelum pondasi dibangun kita bisa membuat sumur dan septic tank terlebih dahulu, karena posisi kedua komponen bangunan tersebut harus mempunyai jarak minimal 10 m.
  • Bagian Kedua, kita bisa menyelesaikan proses membangun pondasi, jika rencana rumah kita lantai 2 maka kita  wajib menyiapkan kerangka besi pondasi tapak atau cakar ayam terlebih dahulu. Dalam proses pengerjaannya satu paket pemasangan tapak cakar ayam dan pondasi batu kali harus selesai 100%. Bahan bangunan yang dibutuhkan, batu kali, semen, pasir, besi cakar ayam, batu split.
  • Bagian Ketiga, proses pembuatan sloof pondasi dengan material yang dibutuhkan, pasir, semen, besi tulangan, papan cor dan batu split. Biasanya untuk rumah lantai 2 sekalian pembuatan kolom cor tiang.
  • Bagian keempat, pemasangan batu bata jika kita membangun rumah 2 lantai kita bisa mengambil satu atau dua ruangan bersamaan untuk dikerjakan sampai tahap cor dak lantai. Untuk rumah lantai 1 biasanya langsung pada proses pembuatan rangka atap.

Konsep Membangun Rumah Tumbuh, membutuhkan perhitungan yang matang dan kesabaran dalam pengerjaannya.

11 comments

    1. Bisa saja masbro, namun semua tergantung dengan ukuran dan besarnya rumah yang akan dibangun…dalam artikel selanjutnya akan saya informasikan bahan apa saja yang digunakan untuk membuat pondasi 2 lantai.

    1. Cukup masbro … asalkan ndak pake pembesian..temen saya kemaren buat sekitar 30 an juta..namun rumahnya gak pake besi sama sekali….semua material beli…ongkos tukangnya mahal juga sekarang…untuk ukuran tersebut kalo borongan bisa hampir 10 – 15 jutaan…

      1. Saya pingin bangun rumah dg desain 1 ruang tamu, 1 kamar tidur, 1 kamar mandi dg by 30 jt bz gk ya???

  1. saya pengen bgn rumah tipe 45,kalo disini(kalimantan barat) harga borongnya 1,5jt/m2.
    Yang saya tanyakan,bisa gak saya bgn rmh dgn tipe yg sama dgn hanya bermodalkan 40jt,sementara struktur tanah dipontianak gambut..?
    Terima kasih

  2. Dear admin, ketika menggali tananh untuk septic tank dg kedalaman 3meter, keluar air,sehingga terdapat genangan air setinggi 2meter,saya pikir itu akan surut dengan sendirinya,akan tetapi smpai 3bulan kemudian air tersebut tidak surut,pdhl skrg sudah musim panas,ternyata di daerah itu air tanahnya dapat dg mudah keluar walau di gali dangkal,

    bagaimana cara nya agar air tersebut surut?apakah boleh septic tank nya berair sperti itu?

    mohon bantuannya ya,terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *