Apa Saja Kelebihan Kawat Bronjong Dibanding Tanggul Beton?

A d v e r t i s e m e n t
Inilah Kelemahan Kawat Bronjong Dibanding Tanggul Beton yang Perlu Diketahui
Inilah Kelemahan Kawat Bronjong Dibanding Tanggul Beton yang Perlu Diketahui

Ada banyak kelebihan kawat bronjong dibanding tanggul beton sehingga kawat tersebut lebih banyak diterapkan sebagai pelindung untuk mencegah erosi dan abrasi. Kawat bronjong atau yang juga sering disebut dengan gabions merupakan kotak yang dibuat dari anyaman kawat baja dan dilapisi dengan seng.

Pada penggunaannya, anyaman kawat tersebut diisi dengan batu – batu yang dapat mencegah erosi. Bronjong juga sering digunakan sebagai penahan tebing karena dapat menahan tanah supaya tidak longsor. Untuk mengatasi gerusan air sungai akibat aliran air yang deras dan untuk membantu proses normalisasi sungai, bronjong juga biasa dipasang pada tebing sungai.

A d v e r t i s e m e n t

Anyaman kotak dengan lapisan zinc heavy galvanize ini menggunakan lilitan ganda dan membentuk lubang segi enam yang diikat kuat antara sisi – sisinya. Pada dasarnya kekuatan gabion ini terletak pada tensile strength (kekuatan tarik kawat), lapisan galvanis pada kawat akan membuat kawat tidak mudah mengalami karat, kekuatan lilitan ganda di lubang anyaman hexagonal sehingga anyaman tidak mudah diuraikan meskipun bagian kawat ada yang putus.

Jaminan kualitas dari bronjong pabrikasi di Indonesia ditandai dengan kehadiran sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) NOMOR 03000901999 mengenai Bronjong Kawat yang diterbitkan oleh departemen perindustrian RI kepada para produsen gabion. Dalam SNI, gabion tersebut diatur tentang besarnya lubang anyaman hexagonal gabion berukuran 8 x 10 cm dengan toleransi 5% dan acuan bahan kawat bronjong adalah SNI nomor 0361541999 terkait kawat bronjong.

Standar lain dari produk gablon terdapat pada ASTM Nomor A-975 yaitu mengatur tentang diameter kawat anyam sesuai SNI. Namun untuk anyaman tipe 80 x 100 mm, hexagonal lubang 83 x 114 mm dengan toleransi 10%. Pada dasarnya tidak ada perbedaan signifikan antara ukuran lubang anyaman 80 x 100 mm dan 83 x 114 mm. Tetapi pasti ada perbedaan dari segi kekuatan dan bobot bahan pembuat gabion. Selain kawat gabion, jenis yang banyak digunakan adalah tanggul beton. Namun ada alasan tersendiri mengapa kawat gabion saat ini lebih banyak digunakan daripada tanggul dari bahan beton.

Kelebihan Kawat Bronjong Dibandingkan Tanggul Beton

Ada beberapa keunggulan yang ditawarkan oleh kawat bronjong daripada tanggul beton. Berikut ini adalah ulasan selengkapnya

  • Lebih Kuat

Kawat bronjong memiliki kekuatan tarikan yang besar dan sudah memenuhi standar SNI. Hal ini karena beton memiliki kekuatan tarik rendah sehingga lebih mudah retak. Beton biasanya diberi tulangan kasa atau baja tulangan sehingga konstruksinya lebih rumit.

  • Tidak Berubah

Kawat dan batu yang digunakan pada konstruksi kawat bronjong tidak mengalami perubahan bentuk dalam waktu yang lama. Hal ini berbeda dengan beton segar yang biasanya mengerut pada proses pengeringan sedangkan beton keras akan mengembang bila basah sehingga constraction joint diperlukan pada beton untuk memberikan tempat bagi pengembangan dan susut pengerasan beton.

  • Tidak Mudah Rusak Akibat Air Garam

Konstruksi bronjong yang menggunakan batu jauh lebih tahan lama. Beton sulit kedap air dan selalu dapat dimasuki air. Lebih parahnya lagi, kandungan garam pada air laut dapat merusak beton. Hal ini tidak akan terjadi pada batu dalam konstruksi ini karena justru akan semakin kuat bila ada tanaman atau lumut yang tumbuh di sela-selanya

Selain menawarkan kelebihan daripada tanggul beton, kawat bronjong sendiri juga memiliki banyak keunggulan lain secara umum. Tidak kalah penting juga untuk mengetahui kelemahan kawat bronjong dibanding tanggul beton. Namun dengan kelebihan kawat bronjong dibanding tanggul beton yang lebih banyak membuatnya layak untuk dipilih.

A d v e r t i s e m e n t

Komentar Anda :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *