Siapa yang tak kenal dengan tanaman ini “singkong” atau ketela pohon, semua yang ada dan melekat dalam tumbuhan ini dapat dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan.
Dahulu kala tanaman ini menjadi tanaman pokok bagi petani, dikarenakan umbi atau buah pada tanaman ini dapat digunakan sebagai pengganti makanan pokok kita. Karena tanaman ini dianggap tanaman yang sangat penting maka setiap petani didesa saya menanamnya, lahan yang ada selalu ditanami singkong sehabis ditanami jagung.
Wal hasil setiap panen tiba melimpahlah komoditas singkong, sehingga prinsip ekonomi berlaku harga singkong murah dan ini berjalan bertahun-tahun menambah daftar kelam penderitaan petani singkong.
Sekarang, para petani telah meninggalkan tanaman singkong sebagai tanaman utama kala itu. Mereka menanami lahan mereka yang ada dengan tanaman yang mempunyai hasil lebih baik yaitu, kakao, karet, sawit. Seiring dengan cerita keberhasilan mereka yang beralih pola pertaniannya dari tanaman musiman ke tanaman perkebunan, maka sekarang sangat jarang ditemukan petani yang menanam singkong karena lahannya sudah menjadi kebun semua.
Sekali lagi prinsip ekonomi berlaku, jarang nya buah singkong membuat industri tepung tapioka dan industri baru bio ethanol kekurangan bahan baku untuk proses produksi. Wal hasil harga singkong melambung sampai-sampai yang bukan petani, notabene pegawai negeri, pegawai kantoran, dosen dan para pengusaha menyadari pentingnya dan tergiur atas untung dari investasi menanam singkong.
Nah, yang menjadi persoalan sekarang tentunya lahan penanaman untuk singkong tidak ada, maka timbul kemudian simbiosis mutualisme (kerjasama yang saling menguntungkan). Selalu ada peluang jika kita mau berfikir keras, tidak punya lahan kita bisa menyewa lahan, dimana lahan yang bisa disewa itu tentunya persoalan selanjutnya yang harus di carikan solusinya.
Informasi terbaru tentang Harga Sewa Tanah untuk Budidaya Singkong atau Ketela Pohon yang saya dapatkan dari dosen saya yang bercerita tentang hasil investasinya selama 7 bulan singkong dipanen. Harga Sewa Tanah untuk Budidaya Singkong atau Ketela Pohon per hektar utuk satu tahun kisaran 2 – 3,5 juta.
Kenapa saya buat dengan kata-kata kisaran, karena sebelum kita memutuskan menyewa tanah tentunya kita melihat kontur permukaan tanah dan tingkat kesuburan tanah. Semakin tanah itu subur dan lokasinya datar maka semakin mahal harga sewanya.

Tanah merah yang subur dan lapang membuat harga sewa mahal

Tanaman SIngkong Yang Subur dan Tinggal Menunggu Panen
Siapa tidak tergiur dengan cerita dari dosen saya, dengan modal 5 juta, bisa mendapatkan untung bersih 24 juta dalam waktu kurang dari 1 tahun.
Search Engine Keyword:
Budidaya singkong, harga singkong, ketela pohon, budi daya singkong, budidaya ketela pohon




Bos mau tanya dimna tempat jual beli singkong trus ada no kontak telpunya engak? Mksih.
maaf saya lupa nama daerahnya, juga kontak person nya belum ada…nanti saya coba cari info real nya..
Saya bersedia membeli ketela/singkong dengan jumlah banyak minimal 8tons setiap pengambilan. No hp 082136855132
Mau beli harga berapa?lokasi dimana?
Apakah lahan nya masih ada?lokasi dimana?